Program Perkuliahan Karyawan
UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA AL GHAZALI

UNIVERSITAS NAHDLATUL ULAMA AL GHAZALI

UNUGHA CILACAP
Berita

UNUGHA Cilacap Bahas Masa Depan AI Bersama Pakar Hallym University Korea Selatan

UNUGHA Cilacap menggelar International Guest Lecture bersama pakar Hallym University untuk membahas AI, Machine Learning, LLM, etika digital, dan peluang riset.

UNUGHA Cilacap Bahas Masa Depan AI Bersama Pakar Hallym University Korea Selatan

AI semakin dekat dengan kehidupan sehari-hari, mulai dari media sosial hingga bidang kesehatan dan transportasi. Karena itu, mahasiswa yang mempelajari teknologi tidak cukup hanya memahami cara menggunakan AI, tetapi juga perlu tahu bagaimana teknologi tersebut bekerja, apa manfaatnya, dan apa risikonya.

Hal inilah yang dibahas dalam International Guest Lecture FMIKOM UNUGHA Cilacap pada 22 September 2026. Kegiatan yang berlangsung secara luring dan daring tersebut menghadirkan Dr. Abdul Karim dari Hallym University, Korea Selatan, dengan tema “Global Technology Innovation & Advanced Artificial Intelligence: Research Opportunities for Next-Gen Computer Scientists.”

Mahasiswa UNUGHA Diajak Melihat AI Lebih dari Sekadar Alat

Dalam sesi tersebut, mahasiswa diajak melihat bagaimana Artificial Intelligence (AI) sudah digunakan dalam berbagai aktivitas. Contohnya dapat ditemukan pada algoritma media sosial hingga penerapan teknologi di bidang kesehatan dan transportasi.

Pembahasan ini membuat AI tidak hanya dilihat sebagai alat untuk membuat teks atau mencari informasi. Mahasiswa juga diajak memahami bahwa di balik teknologi tersebut terdapat proses, data, dan algoritma yang perlu dipahami secara kritis.

Baca juga: Cara Mengenali Minat sebelum Memilih Jurusan Pendidikan Guru Sekolah Dasar

Memahami AI Juga Berarti Belajar Menggunakannya dengan Bijak

Kemampuan menggunakan AI perlu diimbangi dengan pemahaman mengenai privasi data dan etika digital. Mahasiswa juga diperkenalkan dengan risiko AI hallucination, yaitu ketika sistem AI memberikan informasi yang terlihat meyakinkan tetapi sebenarnya tidak akurat.

Hal ini menjadi pengingat bahwa hasil dari AI tetap perlu diperiksa. Menggunakan AI bukan berarti menerima semua jawabannya begitu saja, tetapi tetap membutuhkan kemampuan berpikir kritis dari penggunanya.

Machine Learning dan LLM Menjadi Bagian dari Pembahasan

Selain penggunaan AI, materi juga masuk ke beberapa teknologi yang menjadi dasar perkembangannya. Mahasiswa diperkenalkan dengan Machine Learning, Transformer, dan Large Language Models (LLM) yang banyak digunakan dalam perkembangan AI saat ini.

Bagi mahasiswa bidang komputer, pembahasan tersebut dapat menjadi gambaran mengenai teknologi yang bisa dipelajari lebih lanjut. Terlebih, teknologi AI terus berkembang dan membuka ruang baru untuk pembelajaran maupun penelitian.

Baca juga: Cara Staf Pemrograman Membagi Waktu Kuliah dan Pekerjaan: Cek Benturan Jam Pulang dan Kuliah

Riset AI Bisa Dimulai dari Masalah di Sekitar Kita

Menariknya, mahasiswa tidak hanya diajak mempelajari teknologi, tetapi juga mencari masalah apa yang bisa diselesaikan menggunakan AI. Dr. Abdul Karim memperkenalkan platform open-source seperti Hugging Face dan TensorFlow yang dapat dimanfaatkan untuk memulai riset.

Beberapa contoh yang dibahas antara lain deteksi penyakit tanaman, prediksi banjir, dan analisis sentimen bahasa Indonesia. Contoh tersebut menunjukkan bahwa penelitian AI bisa digunakan untuk membantu memecahkan masalah sehari-hari. 

Baca juga: Tanda Teknisi Pemeliharaan Mesin Siap Melanjutkan Kuliah S1 Teknik Mesin

Kuliah Teknologi Bisa Membuka Ruang untuk Eksplorasi

Bagi calon mahasiswa, pengalaman seperti ini bisa menjadi salah satu hal yang diperhatikan ketika memilih kampus. Selain jurusan, penting juga melihat kesempatan belajar, kegiatan akademik, riset, dan pengalaman yang dapat membantu mengembangkan kemampuan selama kuliah.

Kalau kamu sedang mencari informasi jurusan, metode pembelajaran, jadwal, dan biaya kuliah, kamu bisa mulai melalui kelaskaryawan.id. dan informasi resmi kampus di unughacilacap.id. Ikuti juga Instagram UNUGHA  dan Channel WhatsApp Komunitas Kuliah agar tidak ketinggalan informasi pendidikan tinggi terbaru.

Kalau sudah menemukan jurusan dan metode kuliah yang sesuai, kamu bisa melanjutkan ke pendaftaran kuliah secara online. Karena Perubahan Dimulai dari #BeraniKuliah.